Menanam Bawang Putih Lengkap (Cara Polibag,Ladang,)

Bingung bagaimana cara menanam bawang putih yang baik dan benar?.

Tepat sekali kamu mampir disini disini dijeaskan secara detail menanam dari media kecil hingga besar ada juga tutorial vidionya semoga bermanfaat.

Cara Menanam Bawang Putih Di Ladang

cara menanam bawang putih
picture by pixabay

Sebelum kita menanam bawang putih ada yang perlu kita siapkan supaya lebih terstruktur mulai dari.

  • Persiapan lahan yang mau kita pakai.
  • Waktu atau cuaca yang pas untuk menanam.
  • Pelimilihan bibit yang bagus.
  • Cara penanaman yang baik dan benar.
  • Bagaimana pemupukan yang tepat sesuai dosis.
  • Pemulasan.
  • Pengairan tanaman.
  • Pemeliharaan mingguan.
  • Pengendalian organisme pengganggu tanaman.
  • Dan Penanganan pada masa panen dan pasca panen.

Setelah melalakukan persiapan marilah kita mulai.

Baca juga cara menanam seledri.

1. Persiapan Lahan

cara menanam bawang putih
picture by pixabay

Matahari adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang Bawang putih. Carilah titik yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki sistem pengairangn yang baik.

Selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan peralatan berupa cangkul, karena anda akan melakukan penggemburan tanah yang akan digunakan sebagai media tanam.

Setelah penggemburan tanah selesai selanjutnya yaitu melakukan pemupukan bisa menggunakan pupuk kandang diawal penanaman.

Perlu kita ketahui bahwa bawang putih menyukai tanah dengan tipe tanah bertekstur lempung berpasir dan struktur tanah gembur dengan pH 5,5-7.

Di atas tanah inilah tanaman bawang putih di bibitkan bersihkan lahan dengan caran membersihkan sisa-sisa tanaman yang ada di dalam atau di atas permukaan lahan lewat pembajakan sedalam 20-30 cm.

Berikutnya proses pembuatan bedengan, buatlah bedeng panjang sesuai jumlah tanaman bawang yang akan ditanam dan luas bedengan 125 cm. Tahap terakhir adalah membuatan lubang yang akan diisi calon bibit atau benih bawang putih.

Seperti pengelolahan lahan cara menanam kentang.

Galilah tanah kurang lebih 4 inchi. Lalu dasari lubang dengan kompos untuk menambah nutrisi agar bawang putih tumbuh kuat dan sehat.

2. Waktu Tanam

Kenapa memilih waktu tanam salah satu hal terpenting dari cara menanam bawang putih?.

Karena bawang putih hanya dapat tumbuh dengan baik di musim kemarau walaupun tanaman ini sangat memerlukan air yang banyak, akan tetapi jika kondisi tanah pada daerah penanaman bawang putih becek, justru akan menurunkan kualitas dari umbi bawang putih yang dihasilkan.

Oleh sebab itu kami sangat menyarankan untuk menanam bawang putih pada musim kemarau di bulan April sampai juni, agar hasil umbi bawang putih terjaga kualitasnya.

Sedangkan jika memiliki 4 musim waktu tanam yang cocok untuk Bawang Putih adalah di musim gugur atau musim semi.

Jika menanam di daerah musim dingin, menanam bawang putih lebih baik pada musim gugur kenapa?.

Karena bawang putih akan tumbuh dengan siungnya lebih besar dan lebih memiliki rasa yang kuat dibandingkan yang ditanam pada musim semi.

Tapi jika Anda tinggal di daerah tropis atau sub tropis maka tanamlah bawang putih Anda di awal musim semi.

3. Pemilihan Bibit Yang Baik dan berkualiatas

cara menanam bawang putih
picture by pixabay

Cara menanam bawang putih selanjutnya adalah pemilihan bibit/benih yang berkualitas, karena jika bibit yang berkualitas serta menanam bawang putih dilakukan dengan benar hasil yang diperoleh tidak akan mengecewakan.

Berikut ciri-ciri bawang putih yang berkualitas.

  • Bibit bersih dari kotoran

Bibit yang berkualitas mempunyai kondisi fisik yang bersih apalgai jika bibit atau benih itu termaksuk dalam kategori unggulan, selain bersih dari kotoran bibit atau benih bawang putih juga bersih dari hama, gulma.

  • Bibit bawang putih berisi/bernas

Ciri yang kedua ini sangatlah simple, pada dasarnya bibit atau benih tidak terserang hama yang mengakibatkan kompong.

Dalam masalah ini  bisa melakukan metode yang mudah misal menenkan bibit atau benih bawang putih yang tidak terbungkus oleh plastik atau bisa juga melakukan metode penimbangaan.

Cara lain selain di atas bisa melakukan metode perendaman, karena jika bibit atau benih bawang putih yang berisi/bernas akan tenggelam jika direndam dalam air.

Anda harus memperhatikan hal ini mengapa jika anda memilih bibit atau benih yang kompong, maka anda bisa mengalami gagal panen.

  • Bibit bawang putih berwarna cerah

Ciri selanjutnya adalah warna dari bibit atau benih bawang putih tersebut. Sebab bibit atau benih yang berkualitas memiliki warna yang cerah meskipun sudah disimpan dalam waktu yang lama.

Saran dari kami setelah membeli bibit atau benih yang berwarna cerah, hindari penyimpanan dalam lingkungan yang mengandung patogen (virus) karena dapat merusak kualitas dari benih bawang putih serta membuat warna menjadi kusam.

  • Bibit memiliki ukuran yang sama

Ciri yang terakhir ini sangat mudah anda perhatikan, sebab kita hanya perlu memperhatikan ukuran setiap benih bawang putih yang akan dibeli.

Biasanya benih bawang putih berkualitas memiliki ukuran yang sama atau seragam dengan bibit yang lain

Selain itu jika bibit atau benih terlalu besar bukan berarti itu termaksud tanda bahwa benih tersebut bagu atau berkualitas, karena apa bibit yang berkualitas memiliki volume umbi yang sama dengan umbi lainnya.

Semoga setelah kami menyajikan cara memilih bibit atau benih yang berkualitas, semoga anda tidak keliru lagi dalam memilih bibit mana yang berkualitas dan bibit mana yang buruk.

4. Menanam Bibit Yang Baik

cara menanam bawang putih

Setelah pengolahan lahan dan memilih bibit yang baik tahap berikutnya adalah proses penanaman benih bawang putih.

Proses penanaman, bibit yang digunakan diupayakan memiliki ukuran yang seragam seperti yang di bahas di atas. Umbi ditanam dengan kedalaman 2-3 cm.

Sedangkan jarak tanam dapat disesuaikan dengan ukuran siung yang digunakan, misalnya jika bobot siung lebih berat dari 1,5 gram maka jarak tanamnya 20 cm X 20 cm.

Untuk jumlah bibit, jika berat siung bibit 3 gram satu hektar lahan dibutuhkan sekitar 1.600 kg. Tapi jika berat siung bibit 1 gram maka dibutuhkan 670 kg.

Berikut ini adalah tips cara menanam bawang putih yang benar.

  • Ambilah siung-sing tunggal dari bawang putih, jaga lapisan kulitnya tetap utuh.
  • Tanam siung bawang putih dengan jarak sekitar 4 inchi dan kedalaman 2 inchi.
  • Usahakan bagian akar mengarah ke bawah sedangkan sisi runcingnya mengarah ke atas untuk
  • Mengarahkan agar bawang putih tidak tumbuh ke arah yang salah.
  • Kemudian tutuplah siung bawang putih dengan tanahyang telah diberi pupuk dan tepuk perlahan.

Jika berat siung bawang putih kurang dari 1,5 gram, maka jarak tanamnya bisa dipilih dengan ukuran 15 cm x 15 cm atau dengan ukuran 15 cm x 10 cm

5. Tahap Pemeliharaan

Setelah proses penanaman selesai, anda harus melakukan proses pemeliharaan tanaman bawang putih supaya tumbuh secara maksimal.

  • Pemupukan

Dalam pemupukan bisa menggunakan 2 jenis pupuk yaitu organik dan non organik.

  • Pemulasan

Kegiatan ini biasanya dilakukan pada musim kemarau, karena jika dilakukan pada musim penghujan dapat mengakibatkan tanah terlalu lembab serta dapat merusak kualitas bawang putih.

Untuk bahan pemulasan berupa jerami atau sisa-sisa tanaman yang sudah mati karena dapat meningkatkan suhu disekitar area tanam.

  • Pengairan

Setelah pemulasan berikutnya dengan melakukan pengairan/membuat parit disekitar area bedengan tanaman bawang putih.

Pada tahap awal sebaiknya pengairan dilakukan 2-3 sehari, akan tetapi setelah masuk proses pertumbuhan tunas proses pengairan dilakukan 7-15 hari sekali.

Setelah itu jika tanaman bawang putih sudah mendekati panen hentikan proses pengairan.

6. Pemberian Pupuk

Pupuk organik dan pupuk non-organik bisa digunakan untuk budidaya tanaman bawang putih. Pupuk organik seperti pupuk kandang ayam dengan dosis 10-20 ton/ha atau pupuk kandang kambing dengan dosis 30 ton/ha.

Pupuk nitrogen digunakan 3 kali selama pertumbuhan, yaitu pada saat tanam, saat pembentukan tunas dan saat pembentukan umbi. Lalu, dosis yang diberikan untuk pupuk non-organik adalah 200 kg N, 180 kg P2O5, 60 kg K2O dan 142 kg S per hektar.

Kualitas dan hasil umbi bawang putih dpat ditingkatkan dengan memberikan pupuk kimia cair (unsur mikro) Sitozim dengan konsentrasi 0,25% bisa menjadi pilihan.

Pupuk kimia cari ini disemprotkan pada daun. Sedangkan penggunakan Massmikro dengan takaran konsentrasi 200 ppm serta Hipron sebanyak 2 kali dengan konsentrasi 2 ml/l. Untuk pemberian pupuk kandang diberikan pada waktu tanam bersamaan dengan pupuk kalium dan fosfor.

Tambahan pupuk dan membersihkan hama sesuai kebutuhan. Jika akar bawang putih sudah tampak kekuningan di masa tanam.

Disarankan kita bisa memberikan pupuk untuk menjaganya tetap sehat. Membuang rumput liar dari tanaman agar bawang putih tidak bersaing dengan tanaman lain untuk memperoleh nutrisi dan air.

Anda harus memelihara bawang putih dengan cara menyiangi gulma dan melakukan perbaikan bedengan antara waktu 20-30 hari. Frekuensi bisa bertambah jika penyiangan gulma jika laju pertumbuhan gulma cukup pesat.

Saat masuk fase generatif, penyiangan gulma tidak lagi dilakukan. Karena apa? bisa mengganggu proses pembentukan dan pembesaran umbi.

Ada banyak Organisme Pengganggu Tumbuhan atau (OPT) yang menyerang tanaman bawang putih.

Ada sekitar 19 organisme pengganggu tanaman bawang putih diantaranya seperti Thrips tabaci,Spodoptera exigua, Fusarium sp, Alternaria porii,Onion Yellow Dwarf Virus (OYDV), serta yang lainnya.

Penanganan OPT ini dapat dilakukan dengan sistem PHT, yaitu lewat penggunaan benih sehat, pengendalian kultur teknis, musuh alami, penggunaan perangkap, sanitasi, dan pestisida sesuai ambang pengendalian.

7. Cara Panen Bawang Putih

Tahap selanjutnya adalah masa panen, proses inilah yang sangat ditunggu-tunggu oleh para petani.

Setelah menentukan waktu tanam, pemilihan bibit berkualitas, pengolahan lahan serta proses penanaman dan pemeliharaan tanaman bawang putih. Waktu panen biasanya tergantung pada jenis bibit bawang putih yang dipilih. Namun biasanya bawang putih panen sekitar 90-120 hari.

Sebelum kami membahas bagaimana proses panen ada baiknya kita mengetahui dahulu ciri-ciri tanaman bawang putih yang sudah siap panen. Biasanya ditandai dengan warna daun berubah dari hijau menjadi kecoklatan.

Ketika sudah masuk dalam proses panen anda harus menghentikan semua kegiatan pemupukan, pengairan serta pemulasan.

Berikut adalah cara panen bawang putih.

Cara Panen Bawang Putih dengan Benar

  • Anda bisa menggunakan tangan langsung, tapi yang perlu anda ingat saat proses panen harus dilakukan pada cuaca cerah.
  • Setalah itu kumpulan umbi bawah putih menjadi satu, lalu ikat sebanyak 20-30 rumpun per ikatan serta dijemur sampai batang benar-benar kering.
  • Proses penjemuran dilakukan dibawah sinar matahari langsung, tapi umbi bawang putih ditutup menggunakan kain agar tidak terkena sinar matahari.
  • Setelah batang bawang putih benar-benar kering simpan pada daerah yang memiliki kadar kelembaban rendah, agar umbi bawang putih tidak busuk.

Ini vidionya.

 Cara Menanam Bawang Putih Dengan Pot

Seperti cara menanam bawang putih pada lahan luas, yang perlun kita siapkan seperti menentukan waktu tanam, menyiapkan media tanam dan yang lain.

1. Waktu Tanam

Waktu tanam sama halnya dengan cara tanah yang luas bisa langsung di baca di atas lebih jelasnya.

2. Media Tanam

  • Siapkan beberapa benih unggul bawang putih yang sesuai kriteria di atas.

Pilihlah bawang putih yang sudah bertunas. Bagaimana cara biar nawang putih bisa bertunas?, simpel saja simpan saja bawang putih di kulkas selama 2 minggu.

  • Siapkan tanah dan pupuk kompos untuk menanam bawang putih.

Tanah yang di gunakan adalah tanah yang bercampur dengan pasir. Ingat, jangan menanam bawang putih pada tanah liat.

Untuk hasil yang maksimal gunakanlah tanah ditambah pasir dan juga pupuk kandang.

Jangan lupa siapkan pot atau polibag.

3. Penanaman Dan Masa Panen

  1. Masukkan tanah ke pot atau polibag.
  2. Tanam bawang putih sedalam 2 sampai 3 cm pada tanah yang sudah berada di dalam pot atau polybag.
  3. Pastikan bahwa ujung bawang yang runcing menghadap ke atas agar arah tumbuhnya ke atas, bukan ke samping. Tutupi kembali dengan tanah. Pada bawang putih yang tunasnya sudah mulai tumbuh, tanam bawangnya dengan membiarkan bagian tunasnya tetap di atas permukaan tanah.
  4. Lakukan penyiraman sewajarnya saja. Jangan biarkan kering dan jangan pula membuat tanahnya becek.
  5. Berikan pupuk seminggu sekali. Dan jangan lupa beri asupan paparan sinar matahari yang cukup.
  6. Pada usia 2 minggu, biasanya daunnya sudah akan muncul dan mulai meninggi. Pastikan untuk memperhatikan dan menyingkirkan keberadaan hama penyakit yang bisa merusak tanaman bawang putih Anda.
  7. Bawang putih yang berusia 90 – 100 hari sudah tumbuh subur dan siap untuk dipanen.

Semoga informasi tentang cara menanam bawang putih ini semoga bermanfaat.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.