Mulai Merantau di Kota Atlas

Assalau’alaikum teman setelah kemarin menulis tentang pengalaman ujian dan makna sabar , Ini adalah cerita tentang diriku yang ingin bersekolah, Akan tetapi tidak jadi karena ada ujian dari Allah tetapi menjadi pelajaran yang penuh hikmah dan menjadi motivasiku hingga hari ini .

Dan yang ini adalah perjuangan bagaimana awalmula diriku merantau di daerah orang, Belajar berjualan cakue sampai, Aku bersekolah lagi di Jogja penasaran kan lanjutkan baca ya

https://pixabay.com/id/users/rebeck96-819254/

Ketika melihat sebuah  gapura (tugu) selamat datang di kota Semarang hati ini terasa senang sekali, Karena akan memulai kehidupan yang baru, Kawan yang baru, Tempat yang baru,

Suasana yang baru dan. “Lupakan hari kemarin yang jelek jadikan pengalaman agar engkau tak mengulanginya kembali, Hari ini lebih baik dari hari kemarin. Kata-kata Deni Iswan.

Setelah datang aku singgah 3 hari di rumah mbak nur naning yang ada di kaliwungu Kendal jawa tengah.

Mbak nur naning itu adalah saudara aku dari nasab nenek.

Pagi itu aku sedang Duduk di Depan rumah ada Seorang Wanita di sana, Mancung hidungnya, Manis bibirnya, Putih, Tinggi berjilbab syiar. Langsung berhayal untuk apakah itu jodohku ya Allah hehe.

Aku sapa lah dia “assalamu’alaikum mbak”, “Wa’alaikum salam”. Masya allah senyumnya hati ini sekejap menjadi dingin.

“Keponakannya mbak nur ya mas” “iya mbak” ” selamat datang di Semarang”. ” terimakasih mbak”

Sayangnya dia langsung masuk ternyata dia sudah punya suami wkwk.

Pagi pun beraganti siang adzan berkumandang. Makwo  (mertua mbk nur) “Sudah adzan cepet ke masjid laki-laki yang wajib sholat jamaah di masjid”, “Ya mak wo”, dikirimlah aku menuju masjid. Ini adalah tempat baru yang harus lebih baik dari sebelumnya.

Dan makwo lah yang sering menasehati diriku agar selalu baik pada pembicaraan, Jangan berpikiran negatif kepada orang, Jaga selalu sholat dan lebih lagi lah petuah yang aku dapatkan dari dia, Dan aku anggap adalah guru spiritualku pertama ku.

Akhirnya mas budi (adik mbk nur) datang menjemputku untuk ajak di BSB (Bukit semarang baru), Untuk mulai berjualan. Kembali ke saya dan ke BSB selam kurang lebih 1 jam perjalanan.

Setelah sampai di sana aku dikenalkan dengan para patnernya yaitu Bang Adi, Bang Udin dan Bang yono. Mereka ini adalah patner jualan cakue yang sudah meliliki 3 cabang, lumayan kan.

Hari pertama yang di ajarkan adalah di suruh memperhatikan dulu cara orang berdagang, Cara melayani tamu, SKSD ( sok kenal sok dekat) hehe . Setelah itu menghafal apa saja bahan bahanya, Barulah jika sudah hafal semua lihat cara mengaduk dan cara membuat adapun membuat aku membuat di bawah.

Cara membuat cakue

Bahan -Bahan

  • Tepung terigu protein sedang 1kg ( cakra , Segitiga)
  • margarin 50 gram
  • Ovalet 50 gram
  • Garam 1 sendok teh
  • Masako sapi 1
  • Bawang putih 10 siung
  • Air 1000 mili
  • Fermipan 1 sendok makan
  • soda kue 1/2 sendok teh
  • Telur 2

Peralatan

  • Tempat  nguleni (bak / bara)
  • Solet
  • Gelas ukur
  • Minyak goreng
  • Sotel
  • Wajan Penggoreng
  • Kompor dan Gas

Cara membuat

Pertama siapkan wadah untuk membuat adonan, Masukkan  margarin , Fermipan, Ovalet, beking powder , Telur, Garam, Bawang putih, Masako , Dan air. Lalu aduk semua sampai tercampur tambah tepung terigu yang sudah di timbang, Uleni sampai mengembang, Diamkan dulu selama 30 menit, Lalu buat persegi panjang potong-potong lalu goreng

https://pixabay.com/id/users/kerdkanno-1334070/

Lalu setelah itu adonan di bawa ke tempat jualan untuk di goreng. Dan ternyata jam 06:00 itu sudah banyak yang ngantri sampai- sampai pakai nomer antrian saking ramenya, kaki dan tangan ini serasa copot tapi, bahagia karena bisa jumpa banyak orang mau lah pokoknya.

Tapi ada kejadian yang nggak bisa aku lupakan yaitu,

Saat aku pulang di grobak semuanya pulang duluan dan dagangan tinggal sedikit, Aku di suruh nunggu sampai habis, Ada perempuan yang membeli lagi dari joging , Dia cantik putih dan tau lah orang joging itu pakaiannya kaya apa hehe . “Mas cakue lima ribu saja” “siap mbak .

Saat aku masuk ke dalam plastik ntah kenapa tangan dan badan ini bergetar semua sampai ada cakue yang jatuh. “Loh-loh kenapa mas, Santai saja?” (dengan polosnya aku menjawab) “maaf mbak, Grogi hehe ” (malah ketawa habis- habisnya mbknya ).

 Hahahahaha mas-mas gitu aja masa grogi belum pernah pacaran ya? “,” Belum mbak dulu aja kalau udah sukses langsung lamar saja hehe “” Wihh mantap bener mas tapi, “” Tapi apa mbk ? “” Jangan lama -lama nanti keburu kiamat masih jomblo hahaha “” Ah bisa aja mbk , Terima kasih ya mbk “” ya sama-sama “. Setelah itu dia pergi, itulah kenangan yang memalukan hhh .

setelah bulan ganti bulan kok ada yang aneh ya.

Ini adalah usaha bersama tapi kok yang bekerja cuma mas budi, Aku dan pak yono dan si adi cuma bagian pembekuan kaya kurang adil, dan benar bulan berikutnya bubar semua patner itu.Karena saling memanfaatkan orang lain. Dan akhirnya aku dan mas budi dibuka baru lagi di kendal dibuka di kaliwungu.

Di tempat baru ini kami mulai lagi untuk mencari tempat yang strategis.

Mencari kos sementara untuk tempat produksi. Dan kami memilih depan pabrik texmaco sebagai tempat jualan. Dan di pabrik baru kami banyak kariyawan pabrik. Teman baru kami ini suka turing setiap minggu kami jalan keliling Kendal dan Semarang.

Ini adalah salah satunya kenangan ini selamanya akan kami kenang.

Ada satu orang dia adalah salah satu langganan  cakue, 

Namanya Adalah Maisaroh almunifah atau aku Sering Panggil sebagai mbak Maisaroh, Mbak Maisaroh Penyanyi Adalah Seorang pengawas pabrik.

Pernah pagi itu aku di tanya, “Den kamu itu lulusan apa kok Kecil Kecil Sudah jualan” (dulu badan ku Kecil kurus lah pokoknya hehe )

“Aku ceritakan semua kejadian yang pernah aku alami begini mbk”,

Jadi begitu, Jika kamu mau bapaku kepala Sekolah aku bisa melihat bapak nanti biar kamu di bantu” “la biaya lanjut mbk” “sudah kamau tenang saja,”baik mbk  tapi aku ngomong dulu ke mas budi  mbak  dan orang tuaku di rumah.

Setelah dapat saran, Aku fikir fikir kembali, Ini nggak datang dua kali dari dulu aku pengen sekolah sementara di rumah tidak ada biaya tapi ini mau di biayain.

Lalu aku tanya sama mas budi.

“Mas aku tadi ditawarin sekolah di Jogja sama mbk maisaroh bagaimana?” “Terserah kamu ke den yang mau jalanin itu kamu coba sekarang kamu telfon dulu bapak ibu kamu, Masalah jualan biarlah nanti aku cari yang lain.” “Makasih mas”.

Setelah malamnya itu aku telfon bapak.

“Assalamu’alaikum pak, Bagaimana kabarnya sehat?” “alhamdulillah keluarga sehat semua” “alhamdulillah pak, ini aku ditawarin sekolah di jogja di biayain orang bagaimana mungkin?” “Kalau begitu, tekatmu nak kejarlah nak ayah dan ibu hanya bisa berdoa untukmu” “Terimakasih pak”.

Setelah itu aku bilang mbk maisaroh itu sudah mengijinkanku. Beberapa hari kemudian aku pamitan dari semua teman -teman ku di semarang ini berat tapi harus aku ingat kalian akan selalu ku ingat kawanku. Pada tahun 2014, bulan mei berangkatlah aku ke Yogyakarta yaitu kota pendidikan.

www.google.com/tugujoga

 

“Dibalik kesabaran, Usaha, Do’a dan Ridho orang tua, Allah akan menunjukkan rejekinya dari Arah yang tidak di sangka-sangka”

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.