2019 Up Rumah Adat Sulawesi Selatan (Yang Jarang)

rumah adat sulawesi selatan
idntimes.com

Berbicara tentang Provinsi Sulawesi selatan pasti sudah terbayang tentang pemakaman di toraja yang di simpan di gua, akan tetapi ada!, salah satu rumah adat Sulawesi Selatan, yang menyimpan mayat di dalam rumahnya.

Rata-rata rumah adat di sini masih menggunakan strata sosial, masih membedakan bangsawan dan rakyat biasa berikut daftar beserta penjelasan lebih lengkapnya.

Daftar Rumah Adat Sulawesi Selatan

1.Rumah Adat Tongkonan

rumah adat tongkonan
id.wekipedia.org

Keunikan

Salah satu keunikan Rumah Tongkonan ini memiliki tiang-tiang penyangga yang berbentuk bulat dan tidak di tanam di dalam tanah.

Melainkan di letakkan di atas batu besar yang berbentuk persegi, yang sudah di tanam di tanah.

Sedangkan bagian dinding dan lantainya terbuat dari papan yang di susun, uniknya cara merekatkannya tanpa menggunakan paku. Akan tetapi dengan cara di ikat menggunakan sisitem kunci.

Walaupun tidak memnggunakan paku tetap kokoh buktinya kuat ber puluh-puluh tahun.

Keunikan selanjutnya pada ruamh adat Sulawesi Selatan ini pada bagian atapnya berbentuk seperti perahu yang terbalik. Pada bagian atapnya di buat dari ijuk atau daun rumbia.

Pada zaman dahulu rumah ini menjadii rumah tempat tinggal suku Toraja dan di anggap oleh masyarakat sekitar sebagai lambang Ibu.

Selain memiliki keunikan, Rumah Tongkonan juga mempunyai ciri sebagai berikut:

  • Ukiran di dinding menggunaka empat warna merah, kuning, hitam dan putih.
  • Pada bagian depan rumah terdapat tanduk kerbau yang berfungsi sebagai hiasan dan penanda strata sebagai pemilik rumah. Semakin banyak tanduk kerbau semakin tinggi strata pemilik rumah tersebut.
  • Terdapat bangunan rumah yang terpisah, fungsinya digunakan sebagai lumbung padi atau disebut alan suara.
  • Biasanya rumah adat ini mengarah ke utara dan saling berjajar.

Pembagian Ruangan Rumah Tongkonan

1. Bagian Atas Rumah
  • Pada ruangan ini biasanya digunakan sebagai tempat menyimpan benda-benda pusaka yang keramat atau sakral.
  • Ruangan ini di sebut sebagai loteng.
2. Bagian Tengah Rumah 
  • Bagian utara pada ruangan ini disebut Tengalok, fungsi ruangan ini untuk menerima tamu dan menyimpan sesaji.
  • Biasanya ruangan ini juga di gunakan sebagai tempat tidur anak kalau pemilik rumah mempunyai anak.
  • Bagian tengah ruangan ini disebut Sali atau ruang serba guna.
  • Ruangan ini di gunakan untuk pertemuan keluarga, ruang makan, dapur, dan menyimpan mayat yang di awetkan.
  • Bagian selatan atau biasa disebut ruang sambung, ruang ini khusus untuk kepala keluarga.
  • Yang bisa masuk ke ruangan ini bukan orang sembarangan, melainkan harus mendapatkan izin pemilik rumah.
3. Bagian Bawah
  • Bagian bawah adalah kolong rumah digunakan sebagai tempat menyimpan alat pertanian atau untuk kandang hewan peliharaan.

Baca juga Rumah adat betawi yang masih milenial

2. Rumah Adat Makassar

rumah-adat-makassar-balla
daengcelebes.blogspot.com

Masyarakat makassar sering menyebut rumah adat ini dengen sebutan Balla. Rumah adat Sulawesi selatan ini berbentuk panggung yang tingginya kurang lebih 3 meter dari tanah.

Taukah kamu?

Ternyata Rumah adat Makassar ini mempunyai 2 Strata yang berbeda berikut penjelasannya:

Kalau warga biasa, biasanya rumahnya agag kecil dan ditopang dengan kayu yang jumlahnya 5 ke arah belakang dan 5 penopang ke arah samping.

Kalau Bangsawan yang tingkat perekonomiannya tinggi pasti mempunyai rumah yang besar, biasanya ada 7 penyangga ke arah samping dan 8 kearah belakang.

Sedangkan untuk atap rumah adat ini mempunyai bentuk lancip yang mengarah ke bawah. Atap rumah biasa terbuat dari nipah, bambu, ijuk atau alang-alang.

Pada bagian puncak atap ada yang namanya Timbaksela, yang berbatasan dengan dinding dan mempunyai bentuk segitiga.

Timbaksela ini di bagi menjadi 2

  1. Timbaksela Tersusun
  2. Timbaksela tidak Tersusun

Timbaksela tersusun yaitu menandakan derajat kebangsawanan mereka. Jika Timbaksela bersusun 3 ke atas milik bangsawan, sedangkan yang memiliki susunan 5 ke atas milik bangsawan yang menemban jabatan pemerintah.

Timbaksela tidak tersusun adalah milik warga biasa.

Ada juga yang namanya tukak, tukak adalah nama tangga yang digunakan dalam rumah tersebut.

Untuk bangsawan, tukak mereka terdiri 3 atau 4 anak induk tangga dengan pegangan atau coccorang.

Sedangkan untuk warga biasa tukak nya berjumalah ganjil dan tidak memiliki coccorang, ini yang membedakan bangsawan dengan warga biasa. Inilah salah satu ciri khas rumah adat sulawesi adat selatan.

3. Rumah Adat Suku Bugis

rumah adat bugis
trevelingyuk.com

Rumah adat Sulawesi selatan selanjutnya adalah suku Bugis pembangunan rumah adat suku bugis ini di pengaruhi budaya tradisional dan juga agama Islam. Hal ini tentunya bisa di lihat mereka membangun rumah yang mayoritas menghadap ke kiblat.

Islam juga telah memasuki budaya pada suku Bugis ini.

Keunikan dari rumah suku Bugis ini adalah tidak menggunakan satupun paku, seperti rumah Tongkonan yang saya terangkan di atas.

Akan tetapi di gantikan menggunakan besi atau kayu.

Rumah-rumah yang di bangun juga berdasarkan strata sosial mereka.

Contohnya rumah Saoraja dan rumah bola.

Rumah Saoraja biasanya digunakan untuk kalangan bangsawan dan rumah bola di gunakan untuk rakyat biasa.

Akan tetapi rumah Saoraja dan rumah bola memiliki 3 bagian yang sama di antaranya:

  1. Rakkaeng/pemmakang di gunakan untuk menyimpan makanan atau benda pusaka.
  2. Bola/ kalle bala, ruangan khusus contoh ruang tamu, ruang tidur, maupun dapur.
  3. Awasao/ passiringan, di gunakan untuk menyimpan alat pertanian maupun untuk ternak.

4. Rumah Adat Suku Luwu

rumah adat luwu
flickriver.com

Rumah adat suku Luwuk di bangun dengan 88 tiang dengan menggunakan kayu sebagai bahan utama. Rumah adat Sulawesi selatan ini berbentuk persegi empat dimana antara jendela dan pintu ukuranya sama.

Menurut Sejarahnya ?

Menurut sumber yang saya baca pada zaman dahulu adalah rumah luwu ini adalah rumah tempat tinggal Raja Luwu.

Rumah adat Suku Luwu ini memiliki 3 bagian:

  • Rumah ini terlihat ruangan yang luas, yang mana dahulu digunakan untuk membahas masalah kerajaan dengan rakyat.
  • Setelah itu ada 2 kamar yang biasanya di gunakan Datuk dan sang Raja.
  • Yang terakhir ada du kamar kecil.

Taukah kamu apa yang membedakan rumah ini dengan yang rumah lainnya?.

Yaitu adalah ukiran serta pahatan ornamen, ornamen rumah adat ini disebut bunga prengpreng yang melambangkan filosofi hidup menjalar sulur yang artinya hidupnya tidak terputus.

Ornamen ini biasa di jumpai pada induk tangga dan papan jendela.

5.Rumah Adat Suku Mandar/ Boyang

rumah adat boyang
apbaxter.com

Struktur

Rumah Boyang ini termasuk rumah adat berstruktur panggung yang menggunakan kayu sebagai bahan materialnya. Rumah ini di topang oleh beberapa tiang yang terbuat dari kayu balok besar setinggi 2 meter.

Berikut adalah bagian pada rumah ini

Pada bagian dinding dan lantainya rumah ini memakai papan, khusus pada bagian dinding papan yang mau di gunakan biasanya di ukir sesuai dengan motif khas dari suku Mundar.

Selanjutnya adalah atap rumah, atap rumah adat Sulawesi selatan ini berbentuk prisma yang memanjang depan sampai belakang, sehingga menutupi keseluruhan bagian rumah.

Atap rumah ini terbuat dari bahan rumbia.

Untuk menambah ke cantikan rumah ini di hiasi dengan dengan berbagai ornamen khusus seperti:

  1. Ukiran bunga melati
  2. Ujung bubungan
  3. Tumbaq layar
  4. Burung
  5. Ayam jantan

 Fungsinya

Pada zaman dahulu rumah adat ini sering di gunakan sebagai tempat tinggal oleh masyarakat suku Mundar.

Berikut Pembagian Ruangannya

  • Samboyang
  • Tangnga Boyang
  • Bui Boyang
  • Tapang
  • Paceko
  • Lego-lego

1. Samboyang

Ruangan ini berada paling depan, mempunyai ukuran yang lebar biasanya di gunakan sebagai ruang tamu. Kalau ada upacara adat ruangan ini jadi ruang utama untuk berkumpul.

2. Tangnga Boyang

Tangnga Boyan adalah ruangan berikutnya setelah ruang Samboyang, memiliki ukuran yang luas biasa di gunakan untuk berkumpul keluarga.

3. Bui Boyang

Ruangan ini berada pada bagian paling belakang, pada bagian ini terdapat kamar untuk anak-anak orang tua dan kepala rumah tangga. Masing-masing kamar mempunyai ukuran masing-masing.

4. Tapang 

Tapang adalah ruangan yang di gunakan untuk menyimpan barang atau gudang.

Dahulu tepang ini di gunakan sebagai kamar calon para pengantin. Letaknya yang tersembunyi memiliki maksud, jika calon pengantin diharuskan benar-benar menjaga kesucian.

5. Paceko

Paceko ini adalah ruangan dapur, pastinya, ruangan ini di gunakan untuk memasak dan menyimpan makanan.

6. Lego-lego

Lego-lego ini berada di depan rumah memiliki atap dan tidak berdinding. Biasanya ruangan ini di gunakan untuk tempat bersantai.

7. Naong Bayong

Yang terakhir ini di sebut juga kolong rumah, yang berada dibagian bawah lantai rumah. Biasanya digunakan sebagai kandang ternak.

6. Rumah Adat Bola Soba

rumah adat bola soba
anregguruta.blogspot.com

Rumah adat Bola soba adalah rumah untuk bangsawan dari suku Bugis dan rumah untuk Raja bugis. Sedangkan material dari rumah ini berbahan dasar dari kayu, rumah ini memiliki bentuk seperti rumah panggung.

Kata Bola soba ini adalah sebuah makna yang mempunyai arti persahabatan, jadi rumah Bola soba adalah rumah persahabatan.

Pada tahun 1920, rumah ini menjadi tempat penginapan tamu-tamu dari luar negeri seperti Belanda dan yang lain.

Rumah ini memiliki panjang sekitar 40 meter, teras rumah sepanjang 6 meter, ruang tengah atau ruang induk sepanjang 21 meter dan ruang belakang sepanjang 8 meter.

Akan tetapi rumah Bola soba ini sekarang di jadikan sebagai museum, yang di dalamnya berisi barang-barang bersejarah berupa meriam dan peralatan perang.

Biasanya juga digunakan untuk acara pertemuan adat.

7. Rumah Adat Attake

rumah adat attake
site.google.com

Rumah adat Attake atau rumah adat 101 tiang kata masyarakat sekitar kenapa di namakan rumah adat 101 tiang karena rumah ini memiliki 100 tiang penyangga.

Tentunya rumah adat ini termasuk dalam kategori rumah panggung.

rumah adat ini memiliki tinggi sekitar 8 meter dari tanah sampai loteng, material dari rumah ini menggunakan kayu.

Pintu masuk menuju ke dalam rumah adat ini, terdapat 5 anak tangga yang terbagi dua sekat kayu.

Akan tetapi rumah adat attake ini sekarang menjadi destinasi wisata di Tanjung Bira di Kota Makassar.

Inilah beberapa rumah adat Sulawesi Selatan semoga informasi ini bermanfaat, kurang lebihnya saya mohon maaf terima kasih telah berkunjung.

Refrensi : wekipedia, Bloger, wordpres

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.